Bagaimana Author AU Membangun Cerita yang Relatable dan Menghibur di Tiktok
Selamat datang! kali ini aku bawakan topik yang lagi hangat hangatnya di dunia pertiktokan. Khususnya buat para pembaca AU dan pecinta meme K-pop. Di balik cerita-cerita lucu yang sering lewat di FYP, ternyata ada proses storytelling yang bikin audience betah nunggu part selanjutnya.
Nah, kali ini aku bakal ngebahas gimana seorang author AU membangun cerita yang relatable dan menghibur lewat humor, meme, dan alur yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di era digital saat ini, TikTok ga hanya berfungsi sebagai platform berbagi video hiburan, jedag jedug, ataupun kicau mania. Tetapi juga berkembang menjadi wadah baru bagi para kreator untuk mengembangkan storytelling melalui Alternate Universe atau yang sering disebut AU. Format cerita pendek yang disajikan lewat chat, meme, hingga cuplikan percakapan sehari-hari semakin menarik perhatian, khususnya di kalangan Gen Z.
Di tengah beragam konten AU yang muncul, ga semua narasi bisa bikin penonton bertahan dan menantikan part berikutnya. Banyak penulis berusaha menyajikan humor dan cerita yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari, tetapi hanya beberapa yang berhasil menciptakan hubungan emosional dengan pembacanya. Salah satu penulis yang memiliki karakteristik itu adalah pembuat AU TikTok dengan username @arayaayy_.
Lewat karya-karyanya, @arayaayy_ terkenal dengan alur cerita yang sederhana, humor, serta pemakaian meme yang membuat narasi terasa lebih hidup dan alami bagi penonton. Ia berpendapat bahwa salah satu elemen krusial dalam menciptakan AU yang menarik adalah cara penyampaian cerita tersebut.
“Kalau menurut aku sih, cara cerita itu dibawain. Itu aku rasa penting sih. Kalau mungkin alurnya oke, pasti audience itu betah dan pengen banget liat part selanjutnya.”
Pernyataan itu menunjukkan bahwa meskipun AU berlangsung dalam durasi yang singkat, storytelling tetap memainkan peran penting dalam menarik perhatian penonton. Alur yang sederhana, jelas, dan mengalir membuat pembaca lebih mudah berhubungan dengan cerita tanpa merasa jenuh. Selain storytelling, humor juga merupakan elemen krusial dalam AU di TikTok. Namun, humor yang diterapkan bukanlah lelucon yang terasa dipaksakan. Menurut @arayaayy_, humor yang alami dan dekat dengan realitas sehari-hari justru lebih mudah diterima oleh penonton.
“Menurut aku, karena mungkin alurnya yang ringan, dan lebih gampang kena karena kerasa natural dan relate sama kehidupan sehari-hari. Jadi kesannya pembaca ga ngerasa dipaksa untuk ketawa.”
Itulah sebabnya banyak AU dengan konsep sederhana cenderung lebih mudah viral dan disukai oleh penonton. Pembaca tidak hanya menginginkan cerita yang menggelitik, tetapi juga pengalaman membaca yang terasa santai, alami, dan dekat dengan kenyataan mereka sendiri.
Dalam menciptakan humor itu, pemanfaatan meme juga menjadi aspek krusial dari narasi. Meme tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual tambahan, tetapi juga membantu menguatkan ekspresi karakter dan punchline dalam narasi.
“Menurut aku itu visualisasi yang pake meme sih kak. Karena kalau pake meme gitu, lebih seru aja, lebih hidup juga.”
![]() |
| cr by @arayaayy_ on tiktok |
Pemakaian meme dan visual khas platform sosial menjadikan AU tampak lebih akrab dengan budaya komunikasi Gen Z saat ini. Paduan teks, ekspresi visual, dan humor yang ringan membuat penonton merasa lebih terhibur dan lebih mudah menangkap emosi dalam kisah.
Di balik narasi-narasi itu, proses kreatif penulis ternyata sangat dipengaruhi oleh imajinasi dan pengalaman pribadi. @arayaayy_ mengakui sering menciptakan berbagai skenario dalam pikirannya sebelum dituangkan dalam bentuk AU.
“Biasanya aku selalu bikin scenario sendiri gitu di kepala, tapi kadang dari pengalaman pribadi aku masukin ke alur AU yang aku bikin.”
Pengalaman pribadi yang dimasukkan ke dalam narasi membuat interaksi antar tokoh terasa lebih alami dan mudah dipahami. Hal ini yang selanjutnya memudahkan audiens merasa lebih terhubung dengan kisah yang mereka baca.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah AU tidak hanya bergantung pada seberapa menghibur atau punchline yang dibuat, melainkan seberapa baik penulis membangun storytelling yang terasa nyata, alami, dan akrab dengan audiens. Dengan humor yang santai, pemanfaatan meme, dan narasi yang kuat, @arayaayy_ sukses menciptakan pengalaman membaca yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membuat penonton selalu kembali menantikan cerita selanjutnya.
That’s all for today’s blog! Semoga pembahasan kali ini bisa bikin kalian makin sadar kalau di balik AU yang lucu. dan chaotic, ternyata ada storytelling yang dibangun dengan detail supaya audience bisa merasa relate dan terus balik baca part selanjutnya. Sampai ketemu di topik menarik berikutnyaa, dan thank you udah baca sampai akhir.



.jpeg)
Komentar
Posting Komentar